<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>School of Universe</title>
	<atom:link href="http://schoolofuniverse.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Sep 2007 02:39:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='schoolofuniverse.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>School of Universe</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://schoolofuniverse.wordpress.com/osd.xml" title="School of Universe" />
	<atom:link rel='hub' href='http://schoolofuniverse.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sebuah Protes</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/09/21/sebuah-protes/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/09/21/sebuah-protes/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 02:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/09/21/sebuah-protes/</guid>
		<description><![CDATA[Diambil dari sini. Pada suatu hari, salah seorang teman mem-forward tulisan di salah satu situs muslim. Inti isinya adalah tentang ajakan boikot perusahaan yang dicurigai menjadi penyuplai dana ke negara Yahudi, Israel. Tetapi menurutku isi dan cara penyampaiannya sangat kotor dan menjijikkan. Sebenarnya aku sudah lelah melihat dunia Islam sekarang ini. Para aktivisnya sering sekali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=25&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="entry">Diambil dari <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/09/20/sebuah-protes/">sini</a>.</p>
<p class="entry">Pada suatu hari, salah seorang teman mem-forward tulisan di salah <a href="http://www.eramuslim.com/atk/oim/7914074900-berbuka-puasa-dengan-daging-bayi-palestina.htm">satu situs muslim</a>. Inti isinya adalah tentang ajakan boikot perusahaan yang dicurigai menjadi penyuplai dana ke negara Yahudi, Israel. Tetapi menurutku isi dan cara penyampaiannya sangat kotor dan menjijikkan.<span></span></p>
<p>Sebenarnya aku sudah lelah melihat dunia Islam sekarang ini. Para aktivisnya sering sekali berteriak-teriak mengajak membenci seseorang atau suatu kelompok yang berseberangan dengan mereka. Aku ngga tahu, mereka itu membenci orangnya atau membenci perilakunya?</p>
<p>Sebagai seseorang yang bekerja bersungguh-sungguh untuk mencari nafkah keluarga. Mencarinya dengan cara yang halal dan juga membelanjakannya dengan belanja yang halal, aku ngeri melihat cara seorang aktivis Islam menyamakan apa yang aku lakukan dengan perbuatan yang biadab.</p>
<p>Aku juga sama seperti orang-orang di Palestina. Aku bekerja sungguh-sungguh dengan cara yang halal di tempat yang halal. Orang Palestina juga bekerja sungguh-sungguh dengan cara yang halal di tempat yang halal, meskipun itu di pabrik-pabrik milik orang Israel.</p>
<p>Aku juga membelanjakannya dengan sungguh-sungguh mencari tempat yang halal, untuk kesenangan keluargaku. Sama juga halnya orang Palestina membelanjakan uang yang didapatnya dari orang Israel, untuk menafkahi keluarganya. Aku ngga terima kalau perbuatanku yang sungguh-sungguh ini disamakan dengan perbuatan keji!!. Orang yang bikin tulisan itulah yang keji.</p>
<p>Enak saja dia menyamakan apa yang telah aku usahakan sungguh-sungguh dengan daging bayi Palestina. Minuman yang aku belikan untuk anakku disamakan dengan darah orang Palestina. <font color="#ff0000"><strong>AKU PROTES KERAS !!!</strong></font></p>
<p>Bawa saja kebencianmu kepada Israel ke tempat yang jauh. Kamu ngga akan bisa berbuat apa-apa. Sampai kiamat nanti, negara Israel akan tetap ada di tempatnya. Dan kamu beserta orang-orang yang penuh kebencian akan membawa kebencianmu sampai liang lahat tanpa hasil.</p>
<p>Kenapa mereka ini tidak bisa menerima kenyataan, bahwa negara Israel itu memang sudah ada dan tidak mungkin dihapuskan dari muka bumi? Kenapa lebih sibuk dengan memboikot daripada sibuk membuktikan bahwa diri mereka lebih baik dari Israel?</p>
<p>Sudahlah, terima saja kenyataan yang ada sekarang ini. Mulailah belajar, berjuang, dan berusaha sungguh-sungguh untuk membuktikan bahwa kalian itu adalah ummat terbaik yang ada di dunia. Apa tidak terlihat, sekarang itu ummat Islam dianggap sebagai ummat terbelakang dan selalu berhubungan dengan teroris? Kalian juga sibuk berkelahi dengan sesama ummat Islam lainnya.</p>
<p>Dan ingat, jangan lagi berani bilang kalau apa yang sudah aku usahakan dengan cara yang halal dan aku belanjakan dengan yang halal sama dengan perbuatan keji. I’m sick of it.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=25&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/09/21/sebuah-protes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merdeka atau Mati</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/17/merdeka-atau-mati/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/17/merdeka-atau-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Aug 2007 08:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/17/merdeka-atau-mati/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, 17 Agustus adalah hari kemerdekaan ke 62 negaraku, Republik Indonesia tercinta. Kalau melihat umurnya, hmmm sudah cukup tua ya. Dilihat dari rata-rata usia harapan hidup Indonesia yang cuma 65 tahun, ya sudah hampir dekat lah. Lho lho lho, apa nih maksudnya? Masa kita mau teriak Indonesia mau merdeka atau mati? He he hehe. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=24&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, 17 Agustus adalah hari kemerdekaan ke 62 negaraku, Republik Indonesia tercinta. Kalau melihat umurnya, hmmm sudah cukup tua ya. Dilihat dari rata-rata usia harapan hidup Indonesia yang cuma <a href="http://situs.kesrepro.info/info/feb/2003/info01.htm" title="Usia Harapan Hidup Indonesia">65</a> tahun, ya sudah hampir dekat lah. Lho lho lho, apa nih maksudnya? Masa kita mau teriak Indonesia mau merdeka atau mati? He he hehe.</p>
<p><span class="read-on"><a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/08/17/merdeka-atau-mati/">read on</a></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=24&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/17/merdeka-atau-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Raihana</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/10/raihana/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/10/raihana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Aug 2007 05:28:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/10/raihana/</guid>
		<description><![CDATA[Dengan panjang lebar ibu menjelaskan, sebenarnya sejak ada dalam kandungan aku telah dijodohkan dengan Raihana yang tak pernah kukenal.&#8221; Ibunya Raihana adalah teman karib ibu waktu nyantri di pesantren Mangkuyudan Solo dulu&#8221; kata ibu. &#8220;Kami pernah berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan untuk memperteguh tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu&#8221; , ucap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=23&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Dengan panjang lebar ibu menjelaskan, sebenarnya sejak ada dalam kandungan aku telah dijodohkan dengan Raihana yang tak pernah kukenal.&#8221; Ibunya Raihana adalah teman karib ibu waktu nyantri di pesantren Mangkuyudan Solo dulu&#8221; kata ibu. &#8220;Kami pernah<br />
berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan untuk memperteguh tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu&#8221; , ucap beliau dengan nada mengiba. Dalam pergulatan jiwa yang sulit berhari-hari, akhirnya aku pasrah. <span id="more-23"></span>Aku menuruti<br />
keinginan ibu. Aku tak mau mengecewakan ibu. Aku ingin menjadi mentari pagi dihatinya, meskipun untuk itu aku harus mengorbankan diriku. Dengan hati pahit kuserahkan semuanya bulat-bulat pada ibu. Meskipun sesungguhnya dalam hatiku timbul kecemasan-kecemasan yang datang begitu saja dan tidak tahu alasannya. Yang<br />
jelas aku sudah punya kriteria dan impian tersendiri untuk calon istriku. Aku tidak bisa berbuat apa-apa berhadapan dengan air mata ibu yang amat kucintai.<br />
Saat khitbah (lamaran) sekilas kutatap wajah Raihana, benar kata Aida adikku, ia memang baby face dan anggun. Namun garis-garis kecantikan yang kuinginkan<br />
tak kutemukan sama sekali. Adikku, tante Lia mengakui Raihana cantik, &#8220;cantiknya alami, bisa jadi bintang iklan Lux lho, asli!&#8221; kata tante Lia. Tapi penilaianku lain, mungkin karena aku begitu hanyut dengan gadis-gadis Mesir titisan Cleopatra, yang tinggi semampai, wajahnya putih jelita, dengan hidung melengkung indah, mata bulat bening khas arab, dan<br />
bibir yang merah. Di hari-hari menjelang pernikahanku, aku berusaha menumbuhkan bibit-bibit cintaku untuk calon istriku, tetapi usahaku selalu sia-sia. Aku ingin memberontak pada ibuku, tetapi wajah teduhnya meluluhkanku.</p>
<p>Hari pernikahan datang. Duduk dipelaminan bagai mayat hidup, hati hampa tanpa cinta, Pestapun meriah dengan empat group rebana. Lantunan shalawat Nabipun terasa menusuk-nusuk hati. Kulihat Raihana tersenyum manis, tetapi hatiku terasa teriris-iris dan jiwaku meronta.</p>
<p>Satu-satunya harapanku adalah mendapat berkah dariAllah SWT atas baktiku pada ibuku yang kucintai.Rabbighfir li wa liwalidayya!</p>
<p>Layaknya pengantin baru, kupaksakan untuk mesra tapibukan cinta, hanya sekedar karena aku seorang manusiayang terbiasa membaca ayat-ayatNya. Raihana tersenyum<br />
mengembang, hatiku menangisi kebohonganku dankepura-puraanku. Tepat dua bulan Raihana kubawa kekontrakan dipinggir kota Malang. Mulailah kehidupanhampa. Aku tak menemukan adanya gairah. Betapa susahhidup berkeluarga tanpa cinta. Makan, minum, tidur,dan shalat bersama dengan makhluk yang bernamaRaihana, istriku, tapi Masya Allah bibit cintaku belumjuga tumbuh. Suaranya yang lembut terasa hambar, wajahnya yang teduh tetap terasa asing. Memasuki bulan keempat, rasa muak hidup bersama Raihana mulai kurasakan, rasa ini muncul begitu saja. Aku mencoba<br />
membuang jauh-jauh rasa tidak baik ini, apalagi pada<br />
istri sendiri yang seharusnya kusayang dan kucintai.<br />
Sikapku pada Raihana mulai lain. Aku lebih banyak<br />
diam, acuh tak acuh, agak sinis, dan tidur pun lebih<br />
banyak di ruang tamu atau ruang kerja. Aku merasa<br />
hidupku adalah sia-sia, belajar di luar negeri<br />
sia-sia, pernikahanku sia-sia, keberadaanku sia-sia.<br />
Tidak hanya aku yang tersiksa, Raihanapun merasakan<br />
hal yang sama, karena ia orang yang berpendidikan,<br />
maka diapun tanya, tetapi kujawab &#8221; tidak apa-apa koq<br />
mbak, mungkin aku belum dewasa, mungkin masih harus<br />
belajar berumah tangga&#8221; Ada kekagetan yang kutangkap<br />
diwajah Raihana ketika kupanggil &#8216;mbak&#8217;, &#8221; kenapa mas<br />
memanggilku mbak, aku kan istrimu, apa mas sudah tidak<br />
mencintaiku&#8221; tanyanya dengan guratan wajah yang sedih.<br />
&#8220;wallahu a&#8217;lam&#8221; jawabku sekenanya. Dengan mata<br />
berkaca-kaca Raihana diam menunduk, tak lama kemudian<br />
dia terisak-isak sambil memeluk kakiku, &#8220;Kalau mas<br />
tidak mencintaiku, tidak menerimaku sebagai istri<br />
kenapa mas ucapkan akad nikah? Kalau dalam tingkahku<br />
melayani mas masih ada yang kurang berkenan, kenapa<br />
mas tidak bilang dan menegurnya, kenapa mas diam saja,<br />
aku harus bersikap bagaimana untuk membahagiakan mas,<br />
kumohon bukalah sedikit hatimu untuk menjadi ruang<br />
bagi pengabdianku, bagi menyempurnakan ibadahku<br />
didunia ini&#8221;. Raihana mengiba penuh pasrah. Aku<br />
menangis menitikan air mata buka karena Raihana tetapi<br />
karena kepatunganku.</p>
<p>Hari terus berjalan, tetapi komunikasi kami tidak<br />
berjalan. Kami hidup seperti orang asing tetapi<br />
Raihana tetap melayaniku menyiapkan segalanya untukku.<br />
Suatu sore aku pulang mengajar dan kehujanan, sampai<br />
dirumah habis maghrib, bibirku pucat, perutku belum<br />
kemasukkan apa-apa kecuali segelas kopi buatan Raihana<br />
tadi pagi, Memang aku berangkat pagi karena ada janji<br />
dengan teman. Raihana memandangiku dengan khawatir.<br />
&#8220;Mas tidak apa-apa&#8221; tanyanya dengan perasaan kuatir.<br />
&#8220;Mas mandi dengan air panas saja, aku sedang<br />
menggodoknya, lima menit lagi mendidih&#8221; lanjutnya. Aku<br />
melepas semua pakaian yang basah. &#8220;Mas airnya sudah<br />
siap&#8221; kata Raihana. Aku tak bicara sepatah katapun,<br />
aku langsung ke kamar mandi, aku lupa membawa handuk,<br />
tetapi Raihana telah berdiri didepan pintu membawa<br />
handuk. &#8220;Mas aku buatkan wedang jahe&#8221; Aku diam saja.<br />
Aku merasa mulas dan mual dalam perutku tak bisa<br />
kutahan. Dengan cepat aku berlari ke kamar mandi dan<br />
Raihana mengejarku dan memijit-mijit pundak dan<br />
tengkukku seperti yang dilakukan ibu. &#8221; Mas masuk<br />
angin. Biasanya kalau masuk angin diobati pakai apa,<br />
pakai balsam, minyak putih, atau jamu?&#8221; tanya Raihana<br />
sambil menuntunku ke kamar. &#8220;Mas jangan diam saja<br />
dong, aku kan tidak tahu apa yang harus kulakukan<br />
untuk membantu Mas&#8221;. &#8221; Biasanya dikerokin&#8221; jawabku<br />
lirih. &#8221; Kalau begitu kaos mas dilepas ya, biar Hana<br />
kerokin&#8221; sahut Raihana sambil tangannya melepas<br />
kaosku. Aku seperti anak kecil yang dimanja ibunya.<br />
Raihana dengan sabar mengerokin punggungku dengan<br />
sentuhan tangannya yang halus. Setelah selesai<br />
dikerokin, Raihana membawakanku semangkok bubur kacang<br />
hijau. Setelah itu aku merebahkan diri di tempat<br />
tidur. Kulihat Raihana duduk di kursi tak jauh dari<br />
tempat tidur sambil menghafal Al Quran dengan khusyu.<br />
Aku kembali sedih dan ingin menangis, Raihana manis<br />
tapi tak semanis gadis-gadis mesir titisan Cleopatra.</p>
<p>Dalam tidur aku bermimpi bertemu dengan Cleopatra, ia<br />
mengundangku untuk makan malam di istananya.&#8221; Aku<br />
punya keponakan namanya Mona Zaki, nanti akan aku<br />
perkenalkan denganmu&#8221; kata Ratu Cleopatra. &#8221; Dia<br />
memintaku untuk mencarikannya seorang pangeran, aku<br />
melihatmu cocok dan berniat memperkenalkannya<br />
denganmu&#8221;. Aku mempersiapkan segalanya. Tepat puku<br />
07.00 aku datang ke istana, kulihat Mona Zaki dengan<br />
pakaian pengantinnya, cantik sekali. Sang ratu<br />
mempersilakan aku duduk di kursi yang berhias berlian.<br />
Aku melangkah maju, belum sempat duduk, tiba-tiba &#8220;<br />
Mas, bangun, sudah jam setengah empat, mas belum<br />
sholat Isya&#8221; kata Raihana membangunkanku. Aku<br />
terbangun dengan perasaan kecewa. &#8221; Maafkan aku Mas,<br />
membuat Mas kurang suka, tetapi Mas belum sholat Isya&#8221;<br />
lirih Hana sambil melepas mukenanya, mungkin dia baru<br />
selesai sholat malam. Meskipun cuman mimpi tapi itu<br />
indah sekali, tapi sayang terputus. Aku jadi semakin<br />
tidak suka sama dia, dialah pemutus harapanku dan<br />
mimpi-mimpiku. Tapi apakah dia bersalah, bukankah dia<br />
berbuat baik membangunkanku untuk sholat Isya.</p>
<p>Selanjutnya aku merasa sulit hidup bersama Raihana,<br />
aku tidak tahu dari mana sulitnya. Rasa tidak suka<br />
semakin menjadi-jadi. Aku benar-benar terpenjara dalam<br />
suasana konyol. Aku belum bisa menyukai Raihana. Aku<br />
sendiri belum pernah jatuh cinta, entah kenapa bisa<br />
dijajah pesona gadis-gadis titisan Cleopatra. &#8220;Mas,<br />
nanti sore ada acara aqiqah di rumah Yu Imah. Semua<br />
keluarga akan datang termasuk ibundamu. Kita diundang<br />
juga. Yuk, kita datang bareng, tidak enak kalau kita<br />
yang dieluk-elukan keluarga tidak datang&#8221; Suara lembut<br />
Raihana menyadarkan pengembaraanku pada Jaman Ibnu<br />
Hazm. Pelan-pelan ia letakkan nampan yang berisi<br />
onde-onde kesukaanku dan segelas wedang jahe.<br />
Tangannya yang halus agak gemetar. Aku dingin-dingin<br />
saja. &#8221; Ma&#8230;.maaf jika mengganggu Mas, maafkan Hana,&#8221;<br />
lirihnya, lalu perlahan-lahan beranjak meninggalkan<br />
aku di ruang kerja. &#8221; Mbak! Eh maaf, maksudku<br />
D..Din&#8230;Dinda Hana!, panggilku dengan suara parau<br />
tercekak dalam tenggorokan. &#8221; Ya Mas!&#8221; sahut Hana<br />
langsung menghentikan langkahnya dan pelan-pelan<br />
menghadapkan dirinya padaku. Ia berusaha untuk<br />
tersenyum, agaknya ia bahagia dipanggil &#8220;dinda&#8221;. &#8220;<br />
Matanya sedikit berbinar. &#8220;Te&#8230;terima kasih&#8230;Di..<br />
.dinda, kita berangkat bareng kesana, habis sholat<br />
dhuhur, insya Allah,&#8221; ucapku sambil menatap wajah Hana<br />
dengan senyum yang kupaksakan. Raihana menatapku<br />
dengan wajah sangat cerah, ada secercah senyum<br />
bersinar dibibirnya. &#8221; Terima kasih Mas, Ibu kita<br />
pasti senang, mau pakai baju yang mana Mas, biar dinda<br />
siapkan? Atau biar dinda saja yang memilihkan ya?&#8221;.<br />
Hana begitu bahagia.</p>
<p>Perempuan berjilbab ini memang luar biasa, Ia tetap<br />
sabar mencurahkan bakti meskipun aku dingin dan acuh<br />
tak acuh padanya selama ini. Aku belum pernah<br />
melihatnya memasang wajah masam atau tidak suka<br />
padaku. Kalau wajah sedihnya ya. Tapi wajah tidak<br />
sukanya belum pernah. Bah, lelaki macam apa aku ini,<br />
kutukku pada diriku sendiri. Aku memaki-maki diriku<br />
sendiri atas sikap dinginku selama ini., Tapi, setetes<br />
embun cinta yang kuharapkan membasahi hatiku tak juga<br />
turun. Kecantikan aura titisan Cleopatra itu?<br />
Bagaimana aku mengusirnya. Aku merasa menjadi orang<br />
yang paling membenci diriku sendiri di dunia ini.</p>
<p>Acara pengajian dan aqiqah putra ketiga Fatimah kakak<br />
sulung Raihana membawa sejarah baru lembaran<br />
pernikahan kami. Benar dugaan Raihana, kami<br />
dielu-elukan keluarga, disambut hangat, penuh cinta,<br />
dan penuh bangga. &#8221; Selamat datang pengantin baru!<br />
Selamat datang pasangan yang paling ideal dalam<br />
keluarga! Sambut Yu Imah disambut tepuk tangan bahagia<br />
mertua dan ubundaku serta kerabat yang lain. Wajah<br />
Raihana cerah. Matanya berbinar-binar bahagia. Lain<br />
dengan aku, dalam hatiku menangis disebut pasangan<br />
ideal. Apanya yang ideal. Apa karena aku lulusan Mesir<br />
dan Raihana lulusan terbaik dikampusnya dan hafal Al<br />
Quran lantas disebut ideal? Ideal bagiku adalah<br />
seperti Ibnu Hazm dan istrinya, saling memiliki rasa<br />
cinta yang sampai pada pengorbanan satu sama lain.<br />
Rasa cinta yang tidak lagi memungkinkan adanya<br />
pengkhianatan. Rasa cinta yang dari detik ke detik<br />
meneteskan rasa bahagia. Tapi diriku? Aku belum bisa<br />
memiliki cinta seperti yang dimiliki Raihana. Sambutan<br />
sanak saudara pada kami benar-benar hangat. Aku dibuat<br />
kaget oleh sikap Raihana yang begitu kuat menjaga<br />
kewibawaanku di mata keluarga. Pada ibuku dan semuanya<br />
tidak pernah diceritakan, kecuali menyanjung<br />
kebaikanku sebagai seorang suami yang dicintainya.<br />
Bahkan ia mengaku bangga dan bahagia menjadi istriku.<br />
Aku sendiri dibuat pusing dengan sikapku. Lebih pusing<br />
lagi sikap ibuku dan mertuaku yang menyindir tentang<br />
keturunan. &#8221; Sudah satu tahun putra sulungku menikah,<br />
koq belum ada tanda-tandanya ya, padahal aku ingin<br />
sekali menimang cucu&#8221; kata ibuku. &#8221; Insya Allah tak<br />
lama lagi, ibu akan menimang cucu, doakanlah kami.<br />
Bukankah begitu, Mas?&#8221; sahut Raihana sambil menyikut<br />
lenganku, aku tergagap dan mengangguk sekenanya.</p>
<p>Setelah peristiwa itu, aku mencoba bersikap bersahabat<br />
dengan Raihana. Aku berpura-pura kembali mesra<br />
dengannya, sebagai suami betulan. Jujur, aku hanya<br />
pura-pura. Sebab bukan atas dasar cinta, dan bukan<br />
kehendakku sendiri aku melakukannya, ini semua demi<br />
ibuku. Allah Maha Kuasa. Kepura-puraanku memuliakan<br />
Raihana sebagai seorang istri. Raihana hamil. Ia<br />
semakin manis. Keluarga bersuka cita semua. Namun<br />
hatiku menangis karena cinta tak kunjung tiba. Tuhan<br />
kasihanilah hamba, datangkanlah cinta itu segera.<br />
Sejak itu aku semakin sedih sehingga Raihana yang<br />
sedang hamil tidak kuperhatikan lagi. Setiap saat<br />
nuraniku bertanya&#8221; Mana tanggung jawabmu!&#8221; Aku hanya<br />
diam dan mendesah sedih. &#8221; Entahlah, betapa sulit aku<br />
menemukan cinta&#8221; gumamku.</p>
<p>Dan akhirnya datanglah hari itu, usia kehamilan<br />
Raihana memasuki bulan ke enam. Raihana minta ijin<br />
untuk tinggal bersama orang tuanya dengan alas an<br />
kesehatan. Kukabulkan permintaanya dan kuantarkan dia<br />
kerumahnya. Karena rumah mertua jauh dari kampus<br />
tempat aku mengajar, mertuaku tak menaruh curiga<br />
ketika aku harus tetap tinggal dikontrakan. Ketika aku<br />
pamitan, Raihana berpesan, &#8221; Mas untuk menambah biaya<br />
kelahiran anak kita, tolong nanti cairkan tabunganku<br />
yang ada di ATM. Aku taruh dibawah bantal, no pinnya<br />
sama dengan tanggal pernikahan kita&#8221;. Setelah Raihana<br />
tinggal bersama ibunya, aku sedikit lega. Setiap hari<br />
Aku tidak bertemu dengan orang yang membuatku tidak<br />
nyaman. Entah apa sebabnya bisa demikian. Hanya saja<br />
aku sedikit repot, harus menyiapkan segalanya. Tapi<br />
toh bukan masalah bagiku, karena aku sudah terbiasa<br />
saat kuliah di Mesir.</p>
<p>Waktu terus berjalan, dan aku merasa enjoy tanpa<br />
Raihana. Suatu saat aku pulang kehujanan. Sampai rumah<br />
hari sudah petang, aku merasa tubuhku benar-benar<br />
lemas. Aku muntah-muntah, menggigil, kepala pusing dan<br />
perut mual. Saat itu terlintas dihati andaikan ada<br />
Raihana, dia pasti telah menyiapkan air panas, bubur<br />
kacang hijau, membantu mengobati masuk angin dengan<br />
mengeroki punggungku, lalu menyuruhku istirahat dan<br />
menutupi tubuhku dengan selimut. Malam itu aku<br />
benar-benar tersiksa dan menderita. Aku terbangun jam<br />
enam pagi. Badan sudah segar. Tapi ada penyesalan<br />
dalam hati, aku belum sholat Isya dan terlambat sholat<br />
subuh. Baru sedikit terasa, andaikan ada Raihana tentu<br />
aku ngak meninggalkan sholat Isya, dan tidak terlambat<br />
sholat subuh. Lintasan Raihana hilang seiring<br />
keberangkatan mengajar di kampus. Apalagi aku mendapat<br />
tugas dari universitas untuk mengikuti pelatihan mutu<br />
dosen mata kuliah bahasa arab. Diantaranya tutornya<br />
adalah professor bahasa arab dari Mesir. Aku jadi<br />
banyak berbincang dengan beliau tentang mEsir. Dalam<br />
pelatihan aku juga berkenalan dengan Pak Qalyubi,<br />
seorang dosen bahasa arab dari Medan. Dia menempuh<br />
S1-nya di Mesir. Dia menceritakan satu pengalaman<br />
hidup yang menurutnya pahit dan terlanjur dijalani.<br />
&#8220;Apakah kamu sudah menikah?&#8221; kata Pak Qalyubi.<br />
&#8220;Alhamdulillah, sudah&#8221; jawabku. &#8221; Dengan orang mana?.<br />
&#8221; Orang Jawa&#8221;. &#8221; Pasti orang yang baik ya. Iya kan?<br />
Biasanya pulang dari Mesir banyak saudara yang<br />
menawarkan untuk menikah dengan perempuan shalehah.<br />
Paling tidak santriwati, lulusan pesantren. Istrimu<br />
dari pesantren?&#8221;. &#8220;Pernah, alhamdulillah dia sarjana<br />
dan hafal Al Quran&#8221;. &#8221; Kau sangat beruntung, tidak<br />
sepertiku&#8221;. &#8221; Kenapa dengan Bapak?&#8221; &#8221; Aku melakukan<br />
langkah yang salah, seandainya aku tidak menikah<br />
dengan orang Mesir itu, tentu batinku tidak merana<br />
seperti sekarang&#8221;. &#8221; Bagaimana itu<br />
bisa terjadi?&#8221;. &#8221; Kamu tentu tahu kan gadis Mesir itu<br />
cantik-cantik, dank arena terpesona dengan<br />
kecantikanya saya menderita seperti ini. Ceritanya<br />
begini, Saya seorang anak tunggal dari seorang yang<br />
kaya, saya berangkat ke Mesir dengan biaya orang tua.<br />
Disana saya bersama kakak kelas namanya Fadhil, orang<br />
Medan juga. Seiring dengan berjalannya waktu, tahun<br />
pertama saya lulus dengan predkat jayyid, predikat<br />
yang cukup sulit bagi pelajar dari Indonesia. Demikian<br />
juga dengan tahun kedua. Karena prestasi saya, tuan<br />
rumah tempat saya tinggal menyukai saya. Saya<br />
dikenalkan dengan anak gadisnya yang bernama Yasmin.<br />
Dia tidak pakai jilbab. Pada pandangan pertama saya<br />
jatuh cinta, saya belum pernah melihat gadis secantuk<br />
itu. Saya bersumpah tidak akan menikah dengan siapapun<br />
kecuali dia.</p>
<p>Ternyata perasaan saya tidak bertepuk sebelah tangan.<br />
Kisah cinta saya didengar oleh Fadhil. Fadhil membuat<br />
garis tegas, akhiri hubungan dengan anak tuan rumah<br />
itu atau sekalian lanjutkan dengan menikahinya. Saya<br />
memilih yang kedua. Ketika saya menikahi Yasmin,<br />
banyak teman-teman yang memberi masukan begini,<br />
sama-sama menikah dengan gadis Mesir, kenapa tidak<br />
mencari mahasiswi Al Azhar yang hafal Al Quran,<br />
salehah, dan berjilbab. Itu lebih selamat dari pada<br />
dengan Yasmin yang awam pengetahuan agamanya. Tetpai<br />
saya tetap teguh untuk menikahinya. Dengan biaya yang<br />
tinggi saya berhasil menikahi Yasmin. Yasmin menuntut<br />
diberi sesuatu yang lebih dari gadis Mesir. Perabot<br />
rumah yang mewah, menginap di hotel berbintang. Begitu<br />
selesai S1 saya kembali ke Medan, saya minta agar<br />
asset yang di Mesir dijual untuk modal di Indonesia.<br />
Kami langsung membeli rumah yang cukup mewah di kota<br />
Medan. Tahun-tahun pertama hidup kami berjalan baik,<br />
setiap tahunnya Yasmin mengajak ke Mesir menengok<br />
orang tuanya. Aku masih bisa memenuhi semua yang<br />
diinginkan YAsmin. Hidup terus berjalan, biaya hidup<br />
semakin nambah, anak kami yang ketiga lahir, tetapi<br />
pemasukan tidak bertambah. Saya minta Yasmin untuk<br />
berhemat. Tidak setiap tahun tetapi tiga tahun sekali<br />
Yasmin tidak bisa. Aku mati-matian berbisnis, demi<br />
keinginan Yasmin dan anak-anak terpenuhi. Sawah<br />
terakhir milik Ayah saya jual untuk modal. Dalam diri<br />
saya mulai muncul penyesalan. Setiap kali saya melihat<br />
teman-teman alumni Mesir yang hidup dengan tenang dan<br />
damai dengan istrinya. Bisa mengamalkan ilmu dan bisa<br />
berdakwah dengan baik. Dicintai masyarakat. Saya tidak<br />
mendapatkan apa yang mereka dapatkan. Jika saya pengin<br />
rending, saya harus ke warung. Yasmin tidak mau tahu<br />
dengan masakan Indonesia. Kau tahu sendiri, gadis<br />
Mesir biasanya memanggil suaminya dengan namanya. Jika<br />
ada sedikit letupan, maka rumah seperti neraka. Puncak<br />
penderitaan saya dimulai setahun yang lalu. Usaha saya<br />
bangkrut, saya minta Yasmin untuk menjual<br />
perhiasannya, tetapi dia tidak mau. Dia malah<br />
membandingkan dirinya yang hidup serba kurang dengan<br />
sepupunya. Sepupunya mendapat suami orang Mesir. Saya<br />
menyesal meletakkan kecantikan diatas segalanya. Saya<br />
telah diperbudak dengan kecantikannya. Mengetahui<br />
keadaan saya yang terjepit, ayah dan ibu mengalah.<br />
Mereka menjual rumah dan tanah, yang akhirnya mereka<br />
tinggal di ruko yang kecil dan sempit. Batin saya<br />
menangis. Mereka berharap modal itu cukup untuk<br />
merintis bisnis saya yang bangkrut. Bisnis saya mulai<br />
bangkit, Yasmin mulai berulah, dia mengajak ke Mesir.<br />
Waktu di Mesir itulah puncak tragedy yang menyakitkan.<br />
&#8221; Aku menyesal menikah dengan orang Indonesia, aku<br />
minta kau ceraikan aku, aku tidak bisa bahagia kecuali<br />
dengan lelaki Mesir&#8221;. Kata Yasmin yang bagaikan<br />
geledek menyambar. Lalu tanpa dosa dia bercerita bahwa<br />
tadi di KBRI dia bertemu dengan temannya. Teman<br />
lamanya itu sudah jadi bisnisman, dan istrinya sudah<br />
meninggal. Yasmin diajak makan siang, dan dilanjutkan<br />
dengan perselingkuhan. Aku pukul dia karena tak bisa<br />
menahan diri. Atas tindakan itu saya dilaporkan ke<br />
polisi. Yang menyakitkan adalah tak satupun<br />
keluarganya yang membelaku. Rupanya selama ini Yasmin<br />
sering mengirim surat yang berisi berita bohong. Sejak<br />
saat itu saya mengalami depresi. Dua bulan yang lalu<br />
saya mendapat surat cerai dari Mesir sekaligus<br />
mendapat salinan surat nikah Yasmin dengann temannya.<br />
Hati saya sangat sakit, ketika si sulung menggigau<br />
meminta ibunya pulang&#8221;.</p>
<p>Mendengar cerita Pak Qulyubi membuatku terisak-isak.<br />
Perjalanan hidupnya menyadarkanku. Aku teringat<br />
Raihana. Perlahan wajahnya terbayang dimataku, tak<br />
terasa sudah dua bualn aku berpisah dengannya.<br />
Tiba-tiba ada kerinduan yang menyelinap dihati. Dia<br />
istri yang sangat shalehah. Tidak pernah meminta<br />
apapun. Bahkan yang keluar adalah pengabdian dan<br />
pengorbanan. Hanya karena kemurahan Allah aku<br />
mendapatkan istri seperti dia. Meskipun hatiku belum<br />
terbuka lebar, tetapi wajah Raihana telah menyala<br />
didindingnya. Apa yang sedang dilakukan Raihana<br />
sekarang? Bagaimana kandungannya? Sudah delapan bulan.<br />
Sebentar lagi melahirkan. Aku jadi teringat pesannya.<br />
Dia ingin agar aku mencairkan tabungannya. Pulang dari<br />
pelatihan, aku menyempatkan ke toko baju muslim, aku<br />
ingin membelikannya untuk Raihana, juga daster, dan<br />
pakaian bayi. Aku ingin memberikan kejutan, agar dia<br />
tersenyum menyambut kedatanganku. Aku tidak langsung<br />
ke rumah mertua, tetapi ke kontrakan untuk mengambil<br />
uang tabungan, yang disimpan dibawah bantal. Dibawah<br />
kasur itu kutemukan kertas merah jambu. Hatiku<br />
berdesir, darahku terkesiap. Surat cinta siapa ini,<br />
rasanya aku belum pernah membuat surat cinta untuk<br />
istriku. Jangan-jangan ini surat cinta istriku dengan<br />
lelaki lain. Gila! Jangan-jangan istriku<br />
serong&#8230;.Dengan rasa takut kubaca surat itu satu<br />
persatu. Dan Rabbi&#8230;ternyata surat-surat itu adalah<br />
ungkapan hati Raihana yang selama ini aku zhalimi. Ia<br />
menulis, betapa ia mati-matian mencintaiku, meredam<br />
rindunya akan belaianku. Ia menguatkan diri untuk<br />
menahan nestapa dan derita yang luar biasa. Hanya<br />
Allah lah tempat ia meratap melabuhkan dukanya. Dan ya<br />
.. Allah, ia tetap setia memanjatkan doa untuk<br />
kebaikan suaminya. Dan betapa dia ingin hadirnya cinta<br />
sejati dariku.</p>
<p>&#8220;Rabbi dengan penuh kesyukuran, hamba bersimpuh<br />
dihadapan-Mu. Lakal hamdu ya Rabb. Telah muliakan<br />
hamba dengan Al Quran. Kalaulah bukan karena<br />
karunia-Mu yang agung ini, niscaya hamba sudah<br />
terperosok kedalam jurang kenistaan. Ya Rabbi,<br />
curahkan tambahan kesabaran dalam diri hamba&#8230;&#8230;&#8221;<br />
tulis Raihana. Dalam akhir tulisannya Raihana berdoa&#8221;<br />
Ya Allah inilah hamba-Mu yang kerdil penuh noda dan<br />
dosa kembali datang mengetuk pintumu, melabuhkan<br />
derita jiwa ini kehadirat-Mu. Ya Allah sudah tujuh<br />
bulan ini hamba-Mu ini hamil penuh derita dan<br />
kepayahan. Namun kenapa begitu tega suami hamba tak<br />
mempedulikanku dan menelantarkanku. Masih kurang apa<br />
rasa cinta hamba padanya. Masih kurang apa kesetiaanku<br />
padanya. Masih kurang apa baktiku padanya? Ya Allah,<br />
jika memang masih ada yang kurang, ilhamkanlah pada<br />
hamba-Mu ini cara berakhlak yang lebih mulia lagi pada<br />
suamiku. Ya Allah, dengan rahmatMu hamba mohon jangan<br />
murkai dia karena kelalaiannya. Cukup hamba saja yang<br />
menderita. Maafkanlah dia, dengan penuh cinta hamba<br />
masih tetap menyayanginya. Ya Allah berilah hamba<br />
kekuatan untuk tetap berbakti dan memuliakannya. Ya<br />
Allah, Engkau maha Tahu bahwa hamba sangat<br />
mencintainya karena-Mu. Sampaikanlah rasa cinta ini<br />
kepadanya dengan cara-Mu. Tegurlah dia dengan<br />
teguran-Mu. Ya Allah dengarkanlah doa hamba-Mu ini.<br />
Tiada Tuhan yang layak disembah kecuali Engkau, Maha<br />
Suci Engkau&#8221;.</p>
<p>Tak terasa air mataku mengalir, dadaku terasa sesak<br />
oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak.<br />
Dalam tangisku semua kebaikan Raihana terbayang.<br />
Wajahnya yang baby face dan teduh, pengorbanan dan<br />
pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang<br />
lembut, tanganya yang halus bersimpuh memeluk kakiku,<br />
semuanya terbayang mengalirkan perasaan haru dan<br />
cinta. Dalam keharuan terasa ada angina sejuk yang<br />
turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika<br />
itu pesona Cleopatra telah memudar berganti cinta<br />
Raihana yang datang di hati. Rasa sayang dan cinta<br />
pada Raihan tiba-tiba begitu kuat mengakar dalam<br />
hatiku. Cahaya Raihana terus berkilat-kilat dimata.<br />
Aku tiba-tiba begitu merindukannya. Segera kukejar<br />
waktu untuk membagi cintaku dengan Raihana. Kukebut<br />
kendaraanku. Kupacu kencang seiring dengan air mataku<br />
yang menetes sepanjang jalan. Begitu sampai di halaman<br />
rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan<br />
nafas panjang dan kuusap air mataku. Melihat<br />
kedatanganku, ibu mertuaku memelukku dan menangis<br />
tersedu-sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis. &#8220;Mana<br />
Raihana Bu?&#8221;. Ibu mertua hanya menangis dan menangis.<br />
Aku terus bertanya apa sebenarnya yang telah terjadi.<br />
&#8221; Raihana&#8230;istrimu. .istrimu dan anakmu yang<br />
dikandungnya&#8221; . &#8221; Ada apa dengan dia&#8221;. &#8220;Dia telah<br />
tiada&#8221;. &#8221; Ibu berkata apa!&#8221;. &#8221; Istrimu telah meninggal<br />
seminggu yang lalu. Dia terjatuh di kamar mandi. Kami<br />
membawanya ke rumah sakit. Dia dan bayinya tidak<br />
selamat. Sebelum meninggal, dia berpesan untuk<br />
memintakan maaf atas segala kekurangan dan<br />
kekhilafannya selama menyertaimu. Dia meminta maaf<br />
karena tidak bisa membuatmu bahagia. Dia meminta maaf<br />
telah dengan tidak sengaja membuatmu menderita. Dia<br />
minta kau meridhionya&#8221; . Hatiku bergetar hebat. &#8220;<br />
Ke&#8230;kenapa ibu tidak memberi kabar padaku?&#8221;. &#8221; Ketika<br />
Raihana dibawa ke rumah sakit, aku telah mengutus<br />
seseorang untuk menjemputmu di rumah kontrakan, tapi<br />
kamu tidak ada. Dihubungi ke kampus katanya kamu<br />
sedang mengikuti pelatihan. Kami tidak ingin<br />
mengganggumu. Apalagi Raihana berpesan agar kami tidak<br />
mengganggu ketenanganmu selama pelatihan. Dan ketika<br />
Raihana meninggal kami sangat sedih, Jadi maafkanlah<br />
kami&#8221;.</p>
<p>Aku menangis tersedu-sedu. Hatiku pilu. Jiwaku remuk.<br />
Ketika aku merasakan cinta Raihana, dia telah tiada.<br />
Ketika aku ingin menebus dosaku, dia telah<br />
meninggalkanku. Ketika aku ingin memuliakannya dia<br />
telah tiada. Dia telah meninggalkan aku tanpa memberi<br />
kesempatan padaku untuk sekedar minta maaf dan<br />
tersenyum padanya. Tuhan telah menghukumku dengan<br />
penyesalan dan perasaan bersalah tiada terkira. Ibu<br />
mertua mengajakku ke sebuah gundukan tanah yang masih<br />
baru dikuburan pinggir desa. Diatas gundukan itu ada<br />
dua buah batu nisan. Nama dan hari wafat Raihana<br />
tertulis disana. Aku tak kuat menahan rasa cinta,<br />
haru, rindu dan penyesalan yang luar biasa. Aku ingin<br />
Raihana hidup kembali.<br />
Dunia tiba-tiba gelap semua.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=23&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/10/raihana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memilih Tempat Melahirkan</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/06/memilih-tempat-melahirkan/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/06/memilih-tempat-melahirkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 02:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/06/memilih-tempat-melahirkan/</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu ‘alaikum, salam sejahtera sahabatku semua. Mudah-mudahan selalu dalam lindungan Allah, diberi kesehatan, kesejahteraan, kelapangan, dan kemudahan segala urusan. Kali ini aku mau cerita tentang seluk beluk mencari dan memilih tempat untuk melahirkan. Lho apa susahnya sih cari tempat melahirkan? Tinggal pilih yang paling dekat dan yang paling murah? Gitu, kan? Ngga juga sih. Read [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=22&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="content">Assalamu ‘alaikum, salam sejahtera sahabatku semua. Mudah-mudahan selalu dalam lindungan Allah, diberi kesehatan, kesejahteraan, kelapangan, dan kemudahan segala urusan.</p>
<p>Kali ini aku mau cerita tentang seluk beluk mencari dan memilih tempat untuk melahirkan. Lho apa susahnya sih cari tempat melahirkan? Tinggal pilih yang paling dekat dan yang paling murah? Gitu, kan? Ngga juga sih. <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/08/06/memilih-tempat-melahirkan/#more-22" class="more-link">Read the rest of this entry »</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=22&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/06/memilih-tempat-melahirkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hubungan Antara Cerita Rakyat dan Kepribadian Bangsa</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/03/hubungan-antara-cerita-rakyat-dan-kepribadian-bangsa/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/03/hubungan-antara-cerita-rakyat-dan-kepribadian-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2007 02:04:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/03/hubungan-antara-cerita-rakyat-dan-kepribadian-bangsa/</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah sifat-sifat berikut ini ada pada bangsa Indonesia? Lelaki Indonesia suka wanita cantik (siapa yang ngga suka ya hehehe ). (Sebagian) Orang Indonesia suka berharap mendapatkan sesuatu yang besar dalam waktu yang singkat. Kalau perlu pakai bantuan makhluk gaib. (Sebagian) Orang Indonesia marah besar kalau keinginannya tidak kesampaian dan akan merusak, mengutuk, menendang, dan kekerasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=21&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Benarkah sifat-sifat berikut ini ada pada bangsa Indonesia?</p>
<ul>
<li>Lelaki Indonesia suka wanita cantik (siapa yang ngga suka ya hehehe <img src="http://www.schoolofuniverse.com/home01/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /> ).</li>
<li>(Sebagian) Orang Indonesia suka berharap mendapatkan sesuatu yang besar dalam waktu yang singkat. Kalau perlu pakai bantuan makhluk gaib.</li>
<li>(Sebagian) Orang Indonesia marah besar kalau keinginannya tidak kesampaian dan akan merusak, mengutuk, menendang, dan kekerasan lainnya pada sesuatu yang tidak berhasil dia capai.</li>
</ul>
<p>Lalu apa hubungannya sifat-sifat di atas dengan cerita rakyat yang sudah disampaikan sejak jaman nenek moyang kita? Mau tahu cerita lengkapnya silahkan lihat di <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/08/03/hubungan-antara-cerita-rakyat-dan-kepribadian-bangsa/" title="Hubungan antara cerita rakyat dan kepribadian">sini</a>.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=21&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/08/03/hubungan-antara-cerita-rakyat-dan-kepribadian-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.schoolofuniverse.com/home01/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Punya domain sendiri ?</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/punya-domain-sendiri/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/punya-domain-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 09:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/punya-domain-sendiri/</guid>
		<description><![CDATA[Apa saja sih yang harus diperhatikan saat mengusahakan punya domain sendiri? Saya ceritakan sedikit pengalaman saya punya domain sendiri disini. Mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan buat yang belum pernah. Maaf ya buat yang sudah expert, ini mah cuma tulisan sederhana aja yang ngga ada kecanggihannya .<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=20&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa saja sih yang harus diperhatikan saat mengusahakan punya domain sendiri? Saya ceritakan sedikit pengalaman saya punya domain sendiri <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/07/30/domain-punya-sendiri/" title="Tips domain punya sendiri">disini</a>. Mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan buat yang belum pernah. Maaf ya buat yang sudah expert, ini mah cuma tulisan sederhana aja yang ngga ada kecanggihannya <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  .</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=20&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/punya-domain-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Men</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/tip/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/tip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 02:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/tip/</guid>
		<description><![CDATA[Salam sejahtera semuanya. Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman kesulitan mencari darah. Ternyata tidak semua orang yang mau mendonor boleh jadi donor darah. Terus gimana dong kalo perlu darah. Baca selengkapnya di sini.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=19&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam sejahtera semuanya. Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman kesulitan mencari darah. Ternyata tidak semua orang yang mau mendonor boleh jadi donor darah. Terus gimana dong kalo perlu darah. Baca selengkapnya di<a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/07/31/tips-mencari-donor-darah/"> sini</a>.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=19&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/31/tip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melatih Empathy</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/30/melatih-empathy/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/30/melatih-empathy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2007 03:49:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/30/melatih-empathy/</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana cara melatih anak-anak untuk peka atau berempathy kepada perjuangan hidup orangtuanya? Ternyata gampang. Istri saya pernah ikut pelatihan orangtua dan guru efektif. Dalam pelatihan ini ada seorang ibu yang mengajukan pertanyaan tentang anak-anaknya yang kurang peka bahwa ibunya perlu bantuan mereka. Ibu ini adalah orangtua tunggal yang sudah lama ditinggal suaminya. Ikuti cerita lengkapnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=17&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana cara melatih anak-anak untuk peka atau berempathy kepada perjuangan hidup orangtuanya? Ternyata gampang. Istri saya pernah ikut pelatihan orangtua dan guru efektif. Dalam pelatihan ini ada seorang ibu yang mengajukan pertanyaan tentang anak-anaknya yang kurang peka bahwa ibunya perlu bantuan mereka. Ibu ini adalah orangtua tunggal yang sudah lama ditinggal suaminya. Ikuti cerita lengkapnya di <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/07/30/melatih-empathy/" title="Melatih Empathy">Keep reading &#8211;&gt;</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=17&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/30/melatih-empathy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Horeee, Aku Menaaaaang !!!</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/29/horeee-aku-menaaaaang/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/29/horeee-aku-menaaaaang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jul 2007 05:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/29/horeee-aku-menaaaaang/</guid>
		<description><![CDATA[Halo sahabat, ketemu lagi nih. Kali ini aku mau cerita pengalamanku menang perlombaan saat mengantarkan anakku ikut perlombaan. Lieur ga sih ? hehehe. Sebelum itu aku mau intermezzo. Dulu waktu aku kecil, aku senang sekali kalau ada acara bepergian dari sekolah atau dari rumah. Sebelnya, ngga setiap saat orang tuaku bisa nemani. Entah kenapa koq [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=16&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo sahabat, ketemu lagi nih. Kali ini aku mau cerita pengalamanku menang perlombaan saat mengantarkan anakku ikut perlombaan. Lieur ga sih ? <img src="http://www.schoolofuniverse.com/home01/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" class="wp-smiley" /> hehehe.</p>
<p>Sebelum itu aku mau intermezzo. Dulu waktu aku kecil, aku senang sekali kalau ada acara bepergian dari sekolah atau dari rumah. Sebelnya, ngga setiap saat orang tuaku bisa nemani. Entah kenapa koq kayaknya mereka menurutku ngga senang jalan-jalan. Kenapa ya? <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/07/29/horeee-aku-menaaaaang/" title="Horeee aku menaaaang">Keep reading &gt;&gt;</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=16&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/29/horeee-aku-menaaaaang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.schoolofuniverse.com/home01/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sukses Yang Berubah</title>
		<link>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/27/sukses-yang-berubah/</link>
		<comments>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/27/sukses-yang-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2007 05:04:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>schoolofuniverse</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/27/sukses-yang-berubah/</guid>
		<description><![CDATA[Halo sahabat baikku, apa kabar? Senang bisa berjumpa lagi . Mudah-mudahan sahabat semua sehat dan bahagia. Aku do&#8217;akan deh mudah-mudahan sahabat semua sehat dan bahagia. Oh iya tulisan ini adalah kelanjutan dari cerita sebelumnya di blog ku yang lain. Beginilah kelanjutannya: Setelah merasa terasing dalam pergaulan aku merasa harus memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=15&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo sahabat baikku, apa kabar? Senang bisa berjumpa lagi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Mudah-mudahan sahabat semua sehat dan bahagia. Aku do&#8217;akan deh mudah-mudahan sahabat semua sehat dan bahagia. Oh iya tulisan ini adalah kelanjutan dari cerita sebelumnya di <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/07/27/tujuan-menjadi-orang-sukses/" title="Cerita sebelumnya.">blog</a> ku yang lain.  Beginilah kelanjutannya:</p>
<p>Setelah merasa terasing dalam pergaulan aku merasa harus memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh orang lain supaya bisa dihargai atau setidaknya dianggap. Apa itu?? <span id="more-15"></span>Modalku cuma satu, yaitu berusaha sekuat mungkin jadi yang paling pinter. Ternyata ngga bisa juga, masih ada yang lebih pinter dari aku. Di kelasku ada Diana Yulianti (Anaknya Jendral Tarub, dulu komandan Kopassus di depan sekolahku) dan Yudha. Di kelas lain ada si Yudhi yang kembarannya Yudha. Mereka bertiga bisa masuk ke UI tanpa test. Aku ngga keterima di UGM, hiks sedihnya.</p>
<p>Tapi masih ada harapan untuk ikut UMPTN. Aku daftar ke sekolah yang paling keren se Indonesia dan jurusan yang paling keren, Teknik Elektro ITB. Sound familiar to you? Alhamdulillah keterima. Wah itulah sebangga-bangganya aku selama ini. Bisa masuk ITB man. Kesuksesan seperti sudah terbayang di depan mata.</p>
<p>Benarkah masuk ITB adalah sebuah kesuksesan? Kita nantikan lagi lanjutannya <a href="http://www.schoolofuniverse.com/2007/07/27/setelah-masuk-itb-sukses/" title="Setelah masuk ITB = Sukses ???">disini</a>.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/schoolofuniverse.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/schoolofuniverse.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/schoolofuniverse.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/schoolofuniverse.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/schoolofuniverse.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/schoolofuniverse.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/schoolofuniverse.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/schoolofuniverse.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=schoolofuniverse.wordpress.com&amp;blog=1409106&amp;post=15&amp;subd=schoolofuniverse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://schoolofuniverse.wordpress.com/2007/07/27/sukses-yang-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2cacd8315687c3a083516b0fe6d37747?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">schoolofuniverse</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
